Senin, 09 Agustus 2010

Sayah Ogah Nonton Indonesian Idol (Lagih)

Beginilah kontes yang berbasis sms. Musikalitas, kualitas vokal, kemampuan menerjemahkan lagu, dan kecerdasan memainkan dinamika lagu hanya ditentukan oleh seberapa banyak sms yang masuk atas nama A ato Z. Dan, celakanya atas nama sms itu pulak, si pembawa acara mengataken “Indonesiya memilih”. Berarti sms2 ituh mewakili pilihan ratusan juta penduduk Indonesiya atas idola mereka. Dan, kalok memang begituh, nDaru ndak sependapat dengan (katanya) pilihan masyarakat Indonesiya kemaren malem, karena lagih2, Indonesiya inih hanya membela mereka yang bersuara merdu dan pintar membawaken lagu2 pop mendayu2 ato rock yang dipaksaken semacem lagunya Zigas untuk dijadikan sesosok idola. Indonesiya ndak siyap menerima sosok berbakat yang mampu keluar dari trend lagu mendayu2 industri musik jaman sekarang.


Coba kita lihat profil para juaranya Indonesian Idol dari season satuh. Delon, Joy, Mike, Judika, Rini, Aris dan Ikhsan sama2 punya suara merdu dan teknik vokal tinggi. Tapih, mereka tampil dengan konsep yang sama, dengan gaya vokal yang menjurus ke pop. Arransemen musik mereka pun jugak ndak jauh2 amat, yang bikin beda karena polesan tangan Andi Rianto yang memang bisa menaikkan derajat lagu2 pop yang terasa lebih garing dinyanyiken penyanyi aselinya. Jadih, diantara dua pasangan grand finalis dari season satuh sampek tahun laluh memang harus untung2an, sapa dapet sms lebih banyak.


Tapih, grand final Indonesian Idol tahun inih jelas punyak kondisi yang berbeda dari sebelumnya. Igo dan Citra sama2 punyak teknik vokal yang bagus dan sama2 pintar menguasai panggung. Tapih, nDaru tetep menangkep hal yang berbeda dari dua kontestan ituh. Igo tetep sama dengan penyanyi pop laennya. Suaranya memang bagus, tapih dia ndak cukup kreatip membawa suasana lagu dan memainkan dinamikanya. Kalok liyat dia nyanyi, oh ya komentar cuman sampek di bagus, keren, lebih bagus dari penyanyi aselinya. Ituh sajah. Berbeda dengan apa yang dikerjakan Citra. Dia mampu membuat orang menikmati lagu yang dia bawakan dengan ketrampilan memainkan dinamika lagu, kapan dia harus mendorong suaranya, kapan dia cuman cukup memakai power setengah, ato kapan dia menghentakkan suaranya. Citra memang tampil dengan warna musik jazz, tapih jazz dia jugak lebih ringan daripada jazz-nya Iga Mawarni atok Belawan. Jadih, orang awam pun bisa2 saja menikmati gayanya.


Toh, masyarakat Indonesiya endak siap melihat bakat sebesar ituh. Selera mereka sudah teracuni dengan serbuan musik pop mendayu2 dan bahkan banyak yang ndak mutu babarblas. Kebanyakan musisi jaman sekarang tampil dengan lagu yang asal enak didengar, tapih kalok tampil live gituh jarang mereka ndak lip-sync. Suaranya Rian D’Massive terlihat begituh jawuh pas di video klip dan tampil live di tipi. Eh, kompetisi sekelas Indonesian Idol sekarang jugak ikut2an terbawa trend mendayu2 ituh. Lha coba sampeyan bayangken, mosok kontes Indonesian Idol kok mengundang band2 macem Ungu, D’Massive dan ST12 buwat tampil di grand finalnya. Secara, Pasha, Rian, dan Charlie nyanyinya pakek suara hidung dan suara kepala, mereka ndak nyanyi dengan teknik vokal yang bener. Ituh napa nDaru kecewa dengan kontes Indonesian Idol sekarang. Mereka ndak berani punyak prinsip. Duluh, pas awal2nya Indonesian Idol, mereka masih tetep ngandelin kualitas sekalipun kontes lain semacem AFI yang cuman menjual tampang dan asal vokal enak didenger saja sedang buming di masyarakat.


Ada satuh komentar dewan wasit eh juri di Grand Final Indonesian Idol tanggal 31 Juli 2010 laluh yang ndak nDaru setujuin. Pas Citra duet bareng Dira Sugandhi, dia dikritik terlalu emosi membawaken lagunya. Lha, kalok nDaru liyat, Igo jugak kelihatan emosi duet dengan Zigas sehingga dia pun ikutan membawaken lagu dengan menghentak2 dan malah fals pas di nada tinggi. Tapih, juri endak mengkritik bagiyan ituh. Menurut guru koor nDaru duluh sih, emosi membawaken lagu ituh sah2 sajah kok, asal ndak bikin kaco bahkan fals. Lha, kalok fals ituh baru kejahatan besar penyanyi. Makanya, menurut nDaru, para jurik ituh ndak fair dan mungkin besok lagih butuh update hearing mereka.


Memang sih, nDaru cuman belajar piano klasik dari SD dan ituh pun ndak selese. nDaru jugak cuman belajar koor di gereja. Suara nDaru jugak ndak bagus, kalok koor lebih ditutupin sama suara temen nDaru laennya. Kalok dibandingin sama Agnes Monica suara nDaru pasti jawuh banget. Arransemen nDaru jugak endak secanggih arransemennya Erwin Gutawa. Arransemen nDaru mentok di tingkat RT doang. Tapih, nDaru mau menghargai mereka yang mau tampil beda dan ndak asal ikut trend sajah. Kalok sekarang Indonesian Idol sudah ikut2an ngepop norak bergembira, nDaru menyayangken masyarakat Indonesiya inih ndak lagih punyak tontonan musik yang mendidik. Jadih, sayah ogah nonton Indonesian Idol lagih, mending ndengerin simbah belakang rumah nembang Jawa.

32 komentar:

Emanuel Setio Dewo mengatakan...

Mestinya ada yg mbawain lagu mental, eh, metal ya? Menurut daku sih justru lagu yg penuh emosi yg bagus. Cuman jangan sampe terlalu emosi sehingga ngajakin brantem.

*kabur*

P. Budiningtyas mengatakan...

@ Bang Dewo
Macem Candil semalem di IMB??? keknya belon ada yang bisa

Arman mengatakan...

kan yang dicari emang idola (idol) bukan penyanyi yang paling bagus. :D

kriteria jadi idola itu ada banyak hal. nyanyi harus bagus, tapi gak perlu yang paling bagus. selain itu ada faktor2 penunjangnya, misalnya cakep, keren, dan yang penting banyak fans nya! ada faktor x juga tuh kenapa ada orang yang bisa banyak fans nya tapi ada yang enggak. nah untuk jadi idola yang berhasil ya tentu harus yang banyak fans nya. ini juga yang jadi daya jual kan kalo nanti dia udah jadi artis rekaman. biar hasil albumnya laku di pasaran.

pernah denger gak dulu ada istilah penyanyi festival dan penyanyi rekaman? dulu yang dicap sebagai penyanyi festival tuh contohnya harvey malaiholo. suaranya jelas bagus banget kan... makanya sering menang di festival nyanyi di luar negeri (ini emang lomba nyanyi, bukan idol). tapi kalo ngomongin album rekaman dia laku gak? ternyata gak gitu laku... gak selaku penyanyi2 lain yang ternyata suaranya gak sebagus harvey.

nah yang dicari idol franchise itu emang bukan yang suaranya terbaik, tapi yang package nya terbaik. jadi secara keseluruhan, bukan suara doang. karena tujuannya adalah untuk diorbitin jadi artis rekaman nantinya.

gua juga sebenernya kecewa kok bukan citra yang menang. tapi ya begitulah industri showbiz kan... :D

P. Budiningtyas mengatakan...

@arman
iya bro..beginilah showbiz dan sayang bakat sebagus citra musti kesasar di showbiz. sekarang kita jugak endak bisa menikmati suguhan musik yang bener2 mendidik, lha tiket festival ituh mahal. yang ada di pasaran kalok ndak yang nyanyi mendayu2, cempreng, lyp-sync atok artis sinetron yang kebetulan punyak tampang enak diliat yang nyanyi. tapi nyanyinya jugak tetep mepet.

semar lagi nge rap mengatakan...

Weleh weleh biasanya klo ada yg menang karena sms ada faktor business
Klo maen poling sms bisa di atur yg penting business dan yg di orbitkan laku keras

Salam kenal
:)

chocoVanilla mengatakan...

Kalo Hudson IMB keluar gara-gara sms, aku mo mutung gak mo nonton IMB lagi!

(lho ini tadi mbahas Indonesian Idol ya? Maap gak nyambung :D )

orange float mengatakan...

saya cm ngikuti Indonesian idol yg pertama selanjutnya ngak pernah lagi. lama-lama malah jadi bosan sm acara ini gitu2 aja. lagi cinta-cintanya nonton IMB :D

ai mengatakan...

waaahh...penggemar citra neh critanya...??
btw klo saya lebih suka nonton yg American idol...disitu kritikannya lebih menancao buat para kontestan sehingga yng dihasilkan memang bagus :D

P. Budiningtyas mengatakan...

@ Semar
Apalagi sekarang ada teknologi sms gateway, sekali kirim bisa 500 sms
salam kenal balik

@Cho2-V
Halah..hampir sama itu..saya jugak konyol JP Millenix musti hengkang, tapi kalok IMB lebih rumit lagi, soale banyak ragamnya

@Orange Float
Saya malah ngikutin yang trakir ini, gara2 ndenger citra nyanyi lagunya BCL dengan gaya Jazz

@Ai
Saya lebih menggemari cara dia menyanyi kok jeng

anto84 mengatakan...

ya mantab,met puasa ja ya

Antara pacar dan sahabatnya mengatakan...

kalo nyayiin lagu dangdut sepertinya ga masuk ya.......

farus mengatakan...

setuju banget sob....salam KBM

kanvasmaya mengatakan...

berkunjung berkunjung..

libur komen dlu ya..

mo ngucapin met menunaikan ibadah puasa semoga menjadikan berkah buat semua.. mengucap maaf juga dari KaMay & Keluarga jika ada salah baik kata ato lainnya..

terima kasih
KaMay..
http://kanvasmaya.wordpress.com/

sawali tuhusetya mengatakan...

pemilihan calon bintang berdasarkan polling sms memang memiliki banyak kelemahan. repotnya lagi, antara selera dewan juri dan pengirim sms sangat jauh bedanya.

P. Budiningtyas mengatakan...

@ Anto

ehehehe..saya ndak puasa

@AP&S
Kemaren itu di tipi yang laen ada kontes buat ndangdutan, dan keknya lebih terorganisir

@Farus
OK..Salam KBM balik dah

@KanMay
Ya, bareng2 libur awal puasa deh, kebetulan saya ndak ikutan puasa..Selamat berpuasa, mohon maap juga kalok ade sale2 kate

@ Pak Sawali,
Se7 pak, betul sekali..dan saya memang sepertinya harus memaklumi itu

menone mengatakan...

waaahhhhh idola ya sob?

Bali Villas mengatakan...

hemm.... saya kurang begitu mengikuti indonesian idol. jadi kurang begitu paham.
tetep semangat!
Bali Villas Bali Villa

ciwir mengatakan...

aku dari dulu nggak suka,,

P. Budiningtyas mengatakan...

@ Menone,
yaaaaaaa..bisa dibilang kekgitu

@Bali Villas
ya ndak pa2..saya juga baru ngikutin di tengah2

@Ciwir
kenapa bro?

kelly amareta mengatakan...

mending para kontestannya pada dites suruh nyanyi dangdut, udah pake cengkok, emosi musti main, goyang juga harus kreatif :)

sashimoboy mengatakan...

begitu liat judulnya langsung gatel pengen komentar yang sama, Indonesian Idol tidak sebagus edisi pertama atau kedua, makin kesini makin ancur gak karuan. Pesertanya juga gak sebagus dulu, artinya tanpa karakter.
Untuk Cintra, bener mbak, Citra bawain lagu dengan caranya sendiri, jadi pendengar merasa nyaman. Kok malah Igo yang menang ?

* komen sambil emosi

P. Budiningtyas mengatakan...

@ Jeng Kelly
Wah,ide bagus itu, nyanyi ndangdut itu susah lho

@sashimiboy
Yaaa...begitulah, kata orang mempertahankan mutu itu syusah

wawoetz mengatakan...

sabar mbak.. kan memang indonesia ini banyak ceweknya mbak, ototmatis para wewanita suka yang cowok2 ganteng.. yah terpilihlah iigo ganteng... btw saya sudah lama banget nggak menikuti idol smeenjak idol 2 :D

JoO mengatakan...

hehehehe.. dari dulu aku gag suka indonesian idol...
jarang bawain lagu yang bersemangat xixixix jebolannya juga gag ada yang booming.. kek american idol... hehehe

Indahnya Kebersamaan mengatakan...

Wah klo aku emank dari dulu nggak suka nonton adu bakat kayak gtu, soalnya terkesan instan liat adja sekarang siapa sich dari sang pemenang kontes bakat yang masih eksis di dunia entertainment????

tary mengatakan...

heheheh... makanya aku jarang banget nonton TV, baik itu reality show, komedi, ajang pencarian bakat. palagi sinetron beuh... benci banget.

menuhin ibukota aja sih menurutku, dengan adanya ajang-ajang kek gini. ya iyalah... orang-orang berdatangan dr daerah buat jadi artis instan.

mas stein mengatakan...

saya malah ndak pernah nonton mbak, icip-icip sedikit paling. heran saja, kok ngemasnya ndak bisa sebagus american idol

nh18 mengatakan...

Jujur nDaru ...
Saya tidak mengikuti perhelatan ini ...
jadi tidak mengetahui dan tidak bisa komentar mengenai masalah ini.

Entah mengapa Indonesian Idol kali ini saya tidak mengikuti sama sekali ...

Mungkin karena IMB kali ya ...

Salam saya

P. Budiningtyas mengatakan...

@wawoetz
weduh..saya ndak mikir igo itu ganteng je. lebih ganteng babe saya.
@JoO
saya nonton juga karena tertarik sama nyanyinya citra saja.
@Indahnya Kebersamaan
mmmm...iya ndak ada ya?
@tary
ehehehehe..ajang2 seperti itu lumayan bikin dompet penggagas acara jadi tambah tebel jeng.
@mas stein
suruh blajar sama simon cowell itu dulu ya?
@nh18
ehehe..ndak pa2 kok.

Bali Wedding mengatakan...

aq juga ga' ngikutin terus tuh jarang-jarang bahkan hampir g' pernah, abis bosen loh acara itu-itu aja dan pemenangnya berdasarkan sms, klo yang suaranya bagus terus pendukungnya cuma sedikit ya kalah dan sudah pazti keluar berarti Indonesia tidak memilih.......

Bali Villa Bali Villas

introvertina mengatakan...

gue juga males nonton tuch acara...n menurut gue yang paling bagus itu batchnya Mike, Judika, Firman, Monita...

atmiyati riyanto mengatakan...

Moga aJa Bagus Nie Yg Idol 2014